oleh

Jaga Keseimbangan Ekonomi, Hukum Tua Joel Rindorindo Yakin Pertumbuhan Ekonomi Desa Pakuweru 2024 Akan Mengalami Kemajuan Lewat Berbagai Program Strategi Pemerintah Daerah

Minsel,Kawanuapost-Yakin akan ada perubahan pertumbuhan ekonomi desa ditahun 2024, hukum tua desa pakuweru Joel Frans Rindorindo jaga keseimbangan ekonomi lewat program-program strategi  pemerintah daerah.

Hal ini disampaikan hukum tua pakuweru Joel Frans Rindorindo disela-sela kegiatan posyandu. senin (22/04/2024) diruang kerjanya.

Menurutnya, laju pertumbuhan ekonomi masyarakat desa pakuweru tentunya akan mengalami perubahan jika masyarakatnya ikut berpartisipati aktif menyukseskan kebijakan pemerintah lewat berbagai program-program strategi pemerintah daerah yang tertuang melalui visi dan misi.

“Untuk mewujudkan adanya perubahan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa, kata hukum tua, satu-satunya cara yakni sejauh mana keinginan masyarakat itu sendiri mau merespon berbagai kebijakan pemerintah lewat peluang-peluang disektor ekonomi yang ada. salah satu contoh misalnya yakni program “Mari Jo Ba Tanam” yang saat ini sedang digalakan oleh pemerintah daerah”. Ujar Hukum tua Joel Rindorindo.

Jika hal ini benar-benar mampu diserap oleh masyarakat, Saya sangat menyakini betul jika hal tersebut dapat memberi perubahan pertumbuhan ekonomi dimasyarakat. Tambahnya.

Nah, kembali bicara tentang perubahan pertumbuhan ekonomi khususnya terhadap masyarakat desa pakuweru, tentu ini tidak lepas dari sejauh mana peran masyarakat dalam memanfaatkan sektor-sektor yang dapat memberi nilai tambah terhadap pendapatan ekonomi masyarakat, seperti ; sektor pertanian, perkebunen, perikanan maupun sektor home industri. Jelas Joel Rindorindo.

Lebih jauh hukum tua Joel Rindorindo menegaskan, untuk mengukur adanya pertumuhan ekonomi dalam satu wilayah seperti desa yakni menurutnya ini dapat dilihat dari seberapa besar naiknya pembayaran dan pelunasan jumlah wajib pajak. Kata Hukum tua Joel Rindorindo menjelaskan.

“Namun seberapa penting hal ini bisa memberi dampak dimasyarakat, menurut hukum tua, yaa…ini kan kembali berpulang sejauh mana dan seberapa tingginya minat masyarakat memanfaatkan peluang-peluang kebijakan tersebut”. Ucap Hukum tua menutup perbincangan.   (R_02)