Ada Rasa Benci Antara Barca dan Madrid

Ada rasa benci antar Barca dan Madrid. (Foto: AFP/Lluis Gene)
Ada rasa benci antar Barca dan Madrid. (Foto: AFP/Lluis Gene)

BARCELONA – KawanuaPost.com – Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, menilai wajar jika ada rasa benci yang tumbuh antara timnya dengan rival abadi mereka, Real Madrid. Pemain asal Kroasia itu menilai, rasa benci itu justru membuat kompetisi semakin menarik karena kedua kubu dipastikan bakal bermain optimal di setiap pertandingan yang mereka lakoni.

Sebagaimana diketahui, rivalitas antara Barca dan Madrid sudah terjadi sejak masa lampau atau dekade awal 1900-an. Rivalitas keduanya memuncak saat jenderal Franco memimpin Spanyol dan kemudian menjadikan Madrid sebagai alat politiknya di tahun 1950-an.

Sementara Blaugrana yang berada di wilayah Katalunya kerap dipinggirkan oleh pemerintahan Spanyol yang dipimpin Franco saat itu. Setelah Franco berhenti berkuasa pada 1975, persaingan antara kedua tim semakin menjadi-jadi.

Kedua tim berlomba-berlomba menjadi yang terbaik diberbagai kompetisi yang diikuti. Ujung ujungnya,tiap kali Barca dan Madrid bertemu di laga bertajuk El Clasico, partai sengit dan keras hampir selalu terjadi.

“Ada kebencian antara Barcelona dan Real Madrid. Namun, saya rasa itu merupakan hal yang normal,” jelas Rakitic seperti mengutip Goal, Kamis (11/6/2015).

“Faktanya, rasa benci itu membuat sepakbola kian menarik. Terpenting, kami berjuang untuk menaikkan kualitas tim,” urai pemain yang mencetak gol saat bersua Juventus di final Liga Champions 2014-2015.

EDITOR : SOLSILARE.

Tinggalkan Balasan