oleh

Toni Supit Laksanakan Reses di Biaro dan Tagulandang, Masyarakat Minta Bantuan Beras dan Pelayanan BPJS Ditingkatkan

Manado.Kawanuapost.com – Anggota DPRD Sulut, Dapil Nusa Utara, Toni Supit melaksanakan reses di Biaro dan Tagulandang dan empat titik yang berbeda.

Saat mendengar aspirasi masyarakat

Menurut kader PDIP ini, pihaknya bertemu langsung dengan masyarakat mendengar semua aspirasi dan akan berjuang untuk kesejahteraan banyak orang.

“Saya sudah melaksanakan reses di empat titik berbeda di Biaro dan Tagulandang,” ungkapnya saat diwawancarai Kawanuapost.com di ruang kerjanya, Selasa (5/08).

Mantan Bupati Sitaro ini pun menguraikan, cuaca yang sangat panas dan berkepanjangan ini membuat kekeringan, dan berdampak pada mahalnya harga beras, termasuk bagi petani dan nelayan.

Beberapa daerah penyuplai beras berhenti mengirim beras termasuk dari Sulawesi Tengah dan dampaknya terasa sampai di Biaro dan Tagulandang.

Lokasi reses lainnya

Masyarakat pun berharap, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dapat memberikan bantuan beras dan bahan pangan, untuk meminimalisasi dampak kemarau panjang yang sangat dirasakan masyarakat.

Selain itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kabupaten maupun provinsi diharapkan dapat dimelindungi dengan baik para peserta yang berada termasuk di Sitaro, Talaud maupun Sangihe. “Dengan demikian tidak aka nada lagi keluhan mengenai pelayanan BPJS,” tuturnya.

Di sisi lain, cuaca buruk dengan arus angin yang kencang membuat para nelayan sulit melakukan pendistribusian ke pulau-pulau untuk bahan makanan, BBM maupun kebutuhan lainnya sehingga membuatuhkan perhatian dari pemerintah provinsi.

Fasilitas lainnya berupa pemeliharaan jalan juag sangat dibutuhkan karena sudah banyak jalan yang rusak, dan tersebar di Sitaro, Sangihe, Biaro dan Tagulandang.

“Banyak masyarakat yang tidak paham, ini jalan kabupaten, jalan provisi atau jalan nasional,” tegasnya seraya menambahkan butuh perbaikan jalan untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan, dan menunjang aktivitas masyarakat.

Bidang Pendidikan, Kata Toni Supit, masyarakat meminta beasiswa S1 untuk anak yang kurang mampu. Memang sudah ada yang diakomodir meskipun belum semua, minimal sudah cukup banyak yang direalisasikan.

“Semua keluhan ini sudah disampaikan dan Pemprov Sulut akan mengupayakan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan skala kebutuhan mana yang urgen untuk dilakukan,” imbuhnya.(*)