oleh

Gubernur Olly Hadiri Peresmian dan Pentahbisan GMIM Siloam Lemoh

 

MINAHASA, Kawanuapost.com – Gubernur Provinsi Sulut Prof DR (Hc) Olly Dondokambey menghadiri Peresmian dan Pentahbisan GMIM Siloam Lemoh, serta Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pastori dan Gedung Serbaguna, Sabtu (11/11/2023).

Peresmian gereja yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Olly dan Ketua BPMS GMP Pdt Hein Arina dilanjutkan pengguntingan pita dan ibadah Pentahbisan. Setelah itu peletakan batu dasar pembangunan Pastori dan gedung serbaguna.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengucapkan selamat atas peresmian GMIM Siloam Lemoh sekaligus peletakan batu dasar pembangunan Pastori dan gedung serbaguna.

“Tentunya pemerintah membantu semua rencana kerja bagi Jemaat Siloam Lemoh,” ungkap Gubernur Olly.

Orang nomor satu di Provinsi Sulut tersebut mengatakan, patut bersyukur kepada Tuhan karena tuntunan perkenaan sehingga  jemaat bisa meresmikan gereja baru sekaligus merencanakan pembangunan pastori dan serbaguna.

“Mudah mudahan apa yang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama-sama pemerintah dan gereja bisa kita lakukan bersama-sama untuk masyarakat, khusus jemaat GMIM Siloam Lemoh,” harap Gubernur Olly.

Gubernur Olly juga menyebutkan tahun depan bulan Januari pemerintah akan memberikan bantuan Rp500 juta. Kalau sekarang bantuan yang diberikan Rp25 juta. Supaya pembangunan bisa berjalan.

“Tahun depan pembangunan lebih cepat. Karena sekarang program pemerintah tidak ada lagi bantuan yang kecil-kecil. Supaya satu kali jadi, tidak terlalu lama,” kata Gubernur Olly.

Gubernur Olly juga membeber setiap tahun target ada 10 gereja yang dibangun.

“Mudah mudahan tahun depan lebih banyak lagi. Asal torang saling topang menopang, saling dukung mendukung. Saya kira tidak ada hambatan bagi GMIM,” ungkap Gubernur Olly.

Selain itu kata Gubernur Olly, Minggu depan ketua wilayah akan rapat di gedung sudah mau jadi  yaitu  Mission Center GMIM. Pembangunannya menghabiskan anggaran sekitar Rp140 miliar.

“Mudah-mudahan torang terus saling topang menopang sehingga apa yang menjadi rencana BPMS GMIM bisa berjalan lancar,” pungkasnya. (*)