oleh

Pemkot Bitung Gelar Adat Tulude

Bitung, Kawanua Post. Com– Setelah menggelar Upacara Adat Tulude se-Kecamatan di Kota Bitung, Pemerintahan Kota (Pemkot) melaksanakan puncak pagelaran Adat Tulude Kota, yang digelar di lapangan Kantor Walikota Bitung. Selasa (6/2/2024).

Hadir dalam pelaksanaan puncak Pagelaran Upacara Adat Tulude, dihadiri oleh Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri didampingi Ketua TP PKK Kota Bitung, Ny Rita Mantiri Tangkudung dan Wakil Wali Kota, Hengky Honandar didampingi Sekertaris I TP PKK Kota Bitung, Ny Ellen Honandar Sondakh.

Hadir pula dikegiatan itu, mewakili Gubernur Sulut, Olly Dondokambey yang diwakili oleh Kadis Perkimtan Pemprov Sulut, Alexander Watimena, unsur Forkopimda Kota Bitung serta Kepala Perangkat Daerah Pemkot Bitung.

Selain itu pula dihadiri para Camat dan Lurah se-Kota Bitung, ASN dilingkup Pemkot Bitung, para tokoh Adat, tokoh Agama dan tokoh masyarakat serta para undangan.

Dikesempatan itu, dalam sambutannya Wali Kota Bitung Maurits Mantiri mengatakan momentum pelaksanaan Adat Tulude, adalah kegiatan sakral yang mengandung berbagai makna kebudayaan.

“Hajatan ini adalah bagian pagelaran iman dalam pelestarian nilai-nilai budaya. Karena budaya menggajarkan berbagai hal kebaikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Sehingga budaya merupakan bentuk kegiatan yang mutlak dilakukan, sehingga kegiatan ini tak hanya sekedar seremonial, namun harus benar-benar dipahami dan diresapi,” kata Maurits.

Lebih lanjut kata orang nomor satu di Kota Bitung, mengatakan dalam beberapa hari kedepan kita akan diperhadapkan dengan pesta demokrasi melalui pelaksanaan Pemilu.

“Kita pasti semua sudah ada pilihan masing-masing, tinggal menunggu hari pemilihan. Namun saat masa tenang nanti pada tanggal 10, tidak ada lagi aktivitas kegiatan kampanye dalam bentuk apapun, agar kita semua saling menjaga tidak ada ketersinggungan di tengah masyarakat,” jelas Maurits.

Untuk itu, kata Maurits sebagai Pemerintahan mengajak kita semua sebagai masyarakat Kota Bitung, untuk menjaga dan menjalankan Pemilu aman dan kondusif serta hidup rukun dan damai.

“Mari kita jaga kota Bitung sebagai tempat yang nyaman untuk semua warganya. Saling menghormati, saling menghargai, dan saling menjaga,” pungkasnya.
Jempa