oleh

ODSK Gerak Cepat Turun Lokasi dan Bawa Bantuan Bagi Korban Bencana

 

MINAHASA, Kawanuapost.com – Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw (ODDK) bergerak cepat dalam penanganan bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Minahasa.

Hal itu terlihat jelas saat Wagub Kandouw didampingi Penjabat Bupati Minahasa Dr Jemmy Kumendong, MSi turun langsung meninjau lokasi bencana.

Tidak saja itu, malahan Wagub Kandouw juga menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir dan longsor.

“Respon cepat dari kita untuk mengidentifikasi kerusakan terutama jalan-jalan yang putus sesuai kewenangan akan kita atasi secepatnya, baik kewenangan nasional, provinsi ataupun kabupaten,” ungkap Wagub Kandouw.

Berdasarkan data yang dihimpun, ada sebanyak 21 lokasi terjadi bencana baik banjir dan longsor yang menyebabkan rumah warga, rumah ibadah, dan fasilitas umum rusak. Puluhan kepala keluarga dan ratusan jiwa turut terdampak bencana ini.

Berikut sejumlah lokasi bencana dan dampak kerusakan di wilayah Kabupaten Minahasa :

Rabu, 1 Mei 2024

1. Kelurahan Toukuramber, Kecamatan Tondano Barat (banjir).
2. Desa Toulimembet, Kecamatan Kakas (Banjir dan Longsor), 9 bangunan rumah (dapur/pondasi jebol), warga terdampak 9 KK, 27 jiwa.
3. Desa Telap, Kecamatan Eris (longsor).
4. Desa Kombi, Kecamatan Kombi (banjir, tanah longsor dan pohon tumbang).
5. Ruas Jalan antara Kiniar dan Toliang (banjir).
6. Ruas Jalan antara Desa Maumbi – Seretan (longsor).
7. Ruas Jalan antara Tandengan – Maumbi (longsor).
8. Desa Ranowangko 2, Kecamatan Kombi (banjir) 25 keluarga terdampak, sekitar 75 jiwa, 3 fasilitas umum terdampak.
9. Kelurahan Papakelan, Kecamatan Tondano Timur (banjir), terdampak sekitar 50 rumah, 81 kepala keluarga, 297 jiwa (data sementara).
10. Desa Maumbi, Kecamatan Eris (longsor).
11. Ruas Jalan antara Desa Kayu Besi – Seretan Timur.

Kamis 2 Mei 2024

12. Kelurahan Makalonsow, Kecamatan Tondano Timur (banjir dan longsor), terdampak 84 kepala keluarga (rusak sedang 19 KK, rusak ringan 65 KK), 314 jiwa.
13. Desa Tandengan, Kecamatan Eris (banjir), terdampak gedung Gereja GPdI Tandengan.
14. Desa Wineru, Kecamatan Kakas (longsor) terdampak 1 rumah.
15. Ruas Jalan antara Desa Tulap – Seretan.
16. Desa Seretan, Kecamatan Lembean Timur (banjir dan longsor), terdampak dua keluarga.
17. Desa Kawatak, Kecamatan Langowan Selatan (longsor), 1 rumah rusak ringan, gedung Gereja GPdI Imanuel Kawatak.
18. Desa Atep, Kecamatan Langowan Selatan (longsor), 1 rumah.
19. Desa Watulanei, Kecamatan Lembean Timur banjir terdampak 4 kepala keluarga, 1 rumah rusak berat (hanyut), longsor terdampak 3 kepala keluarga.
20. Ruas Jalan Desa Leleko (longsor dan pohon tumbang).
21. Ruas Jalan Eris – Watulanei (5 titik longsor). (*)